Monday, 9 April 2018

materi UJI KOMPETENSI paket 3 2018


A). MENERAPKAN PROSEDUR KESEHATAN, KESELAMATAN, DAN KEAMANAN KERJA (K3)

                Latar belakang dari diterapkannya Prosedur Kesehatan, Keselamatan dan Keamanan Kerja ( K3 ) adalah dari standarisasi yang telah diterapkan di dunia kerja internasional. Prosedur kesehatan, keselamatan dan keamanan kerja berawal dari OSH ( Occupational Safety and Health ) yaitu: sebuah ilmu disiplin yang peduli dan melindungi keselamatan, kesehatan dan kesejahteraan orang yang bekerja di tempat kerja. Sejak tahun 1950 ILO ( International Labour Organization ) dan WHO ( World Health Organization ) telah menetapkan definisi umum dari kesehatan kerja, yaitu: Kesehatan kerja harus mencapai peningkatan dan perawatan paling tinggi di bidang fisik, sosial sebagai seorang pekerja di bidang pekerjaan apapun; pencegahan bagi setiap pekerja atas pengurangan kesehatan karena kondisi kerja mereka, perlindungan bagi pekerja untuk mengurangi faktor-faktor yang dapat merugikan kesehatan mereka; penempatan dan perawatan bagi pekerja di lingkungan kerja sesuai dengan kemapuan fisik dan psikologi dari pekerja dan meringkas adaptasi dari setiap pekerja ke pekerjaannya masing-masing.

Tujuan awal dari pendirian standard keselamatan dan kesehatan di tempat kerja antara lain:
·               Moral – Seorang pekerja seharusnya tidak mempunyai resiko terluka pada saat kerja atau yang berhubungan dengan lingkungan kerja.
·               Ekonomi – Dengan mengurangi biaya yang harus dibayar jika terjadi kecelakaan di tempat kerja; seperti gaji, denda, kompensasi kerusakan, waktu investigasi, kurang produksi, kehilangan semangat dari pekerja, pembeli atau pihak lainnya.
·               Legal – Mendorong hukum agar menerapkan peraturan resmi agar dapat dipatuhi oleh banyak pihak.

Beberapa resiko yang biasa dimiliki oleh pekerja:
·           Resiko fisik ( terpeleset dan tersandung, jatuh dari ketinggian, transportasi tempat kerja, mesin yang berbahaya, listrik, kebisingan, getaran, radiasi ion ).
·               Resiko kimia ( cairan pelarut, metal berat )
·               Resiko psikologi ( stress, kekerasan, pemerasan )







·               Resiko lingkungan ( temperatur, kelembapan, cahaya )
·               Resiko cidera otot ( lingkungan kerja yang tidak ergonamis )
·               Dll





2).
ISP/Internet = 192.168.1.1 >>>>>> Server = 192. 168.1.2/24>>>>>>> JalurLAN  = 192.168.2.1/24

                                                                                                             Subnetmask = 255.255.255.0
                                                                                                             Gateway= 192.168.1.1
3).  Konfigurasi dan pemasangan kabel UTP
Straight Trough Cable


Kabel jenis ini biasa digunakan untuk menghubungkan dua perangkat jaringan dengan perangkat yang berbeda, contoh PC To Switch, Switch To Router, PC To Hub.  Kabel ini menghubungkan ujung satu dengan ujung lain dengan satu warna, dalam artinya ujung nomor satu merupakan ujung nomor dua di ujung lain. Sebenarnya urutan warna dari masing-masing kabel tidak menjadi masalah, namun ada standard secara internasional yang digunakan untuk  straight trough cable  ini, yaitu : Untuk kabel dengan konfigurasi memiliki sususan warna sebagai berikut (T568-A)




crosshOver Cable

Kabel jenis ini biasa digunakan untuk menghubungkan dua perangkat jaringan dengan perangkat yang berbeda, hampir sama pengertiannya dengan straight trough namun jenis kabel ini lebih menghubungkan perangkat yang memiliki konsole sebagai contoh koneksi antara Switch To Printer, atau Switch To Infocus. Berikut konfigurasi pengkabeLAN/pemasangan konektor RJ-45: untuk roll memiliki konfigurasi kabel dengan ujung – ujung A dan ujung satunya kebalikan warna A , maksudnya jika salah satu ujung nya seperti ini :  
4). Menginstalasi system operasi client dan server
          Instalasi sistem operasi linux server dimulai dari Kebutuhan Hardware, Instalasi, Perintah Dasar, Konfigurasi Basic Network, Forwarding IP , Routing dan Instalasi Squid.

Kebutuhan Hardware
Melakukan Instalasi jika tidak memerhatikan kebutuhan Hardware sangatlah riskan bisa jadi proses instalasi nantinya akan menemukan kegagalan. Kebutuhan Hardaware disesuaikan denan Release Distro.

Instalasi Linux Server
Pada Proses instalasi linux server hal-hal yang perlu diperhatikan adalah:
§  Prosesor, Ram Dan Room DVD/CD
§  Master Ubuntu Server
§  Pengaturan Area dan Waktu
§  Pengaturan Partisi
§  Pemilihan Paket
§  Bootloader
beberapa hal diatas perlu diperhatikan saat melakuka proses instalasi sistem operasi linux server sehingga mengurangi presentase kegagalan saat Proses Instalasi.

Perintah Dasar
Sistem Operasi Linux Server berjalan dengan mode text / Console sehingga apabila user tidak faham peritah dasar linux secara otomatis user tidak akan bisa menggunakan sistem operasi server baik perintah untuk mounting terlebih lagi konfigurasi server.
Beberapa perintah yang sering digunakan dalam sistem operasi server adalah:
§  dpkg , apt-get, aptitute
§  mount
§  cd
§  ls
§  cp
§  ifconfig
§  ping
§  nano (editor)
§  dll
Perintah dasar dapat dikatakan wajib untuk dimengerti sehingga saat melakukan konfigurasi jaringan pada server dapat sesuai dengan harapan

Konfigurasi Basic Network
Pada bagian ini siswa dilatih agar dapat menghubungkan server dengan client dalam scope yang sederhana sebagai permulaan dalam konfigurasi jaringan yang lebih komplex lagi

Forwarding IP
Forwarding IP adalah proses untuk meneruskan koneksi dari server ke client dan biasanya digunakan untuk penerusan akses Internet dari Modem --gateway --client.

Routing
Untuk menemukan daerah lain yang terpisah dengan laut maka tentunya diperlukan jembatan untuk dapat terhubung. Analogi ini digunakan untuk menggambarkan proses routing yang menghubungkan jaringan-jaringan yang berbeda. siswa akan dilatih membuat table routing agar dapat terkoneksi dengan jaringan yang dituju.

Proxy server ( Squid)
Pada bagian materi ini siswa akan dilatih untuk menginstal paket squid yang digunakan untuk memanajemen akses jaringan mulai dari blokir situs, mengatur cache, pengalihan dll

5). Melakukan konfigurasi computer server dan mengkonfigurasi service-service DNS server, WEB server, MAIL server, dan MONITORING server
A. Konfigurasi DNS Server
Sebelum konfigurasi alangkah baiknya anda terlebih dahulu file atau folder apa saja yang akan di konfigurasi, file yang akan dikonfigurasi :
·                     named.conf.local
·                     db.veri [db.local]
·                     db.tkjb [db.local]
·                     db.192
·                     named.conf.options
·                     resolv.conf
Setelah anda mengatahui file yang akan di konfigurasi, mari kita lakukan konfigurasi / cara membuat dns server. Caranya sebagai berikut :

1. Masuk ke folder bind terlebih dahulu : cd /etc/bind


2. Edit file named.conf.local : nano named.conf.local  lalu isikan perintah seperti pada gambar dibawah ini. Jika sudah save Ctrl+X > Y > Enter



3. Copy db.local ke db.veri dan db.xitkjb serta db.127 ke db.192, dengan perintah







4. Edit file db.veri ketik : nano db.veri 
Ganti localhost dengan nama domain anda, contoh : Ctrl+W > Ctrl+R > tulis : localhost > Enter > nama domain > Enter > A
Isi dan ubah filenya seperti di gambar berikut :

5. Edit file db.xitkjb ketik : nano db.xitkjb
Ganti localhost dengan nama domain anda, contoh : Ctrl+W > Ctrl+R > tulis : localhost > Enter > nama domain > Enter > A
Isi dan ubah filenya seperti di gambar berikut :

6. Edit file db.192 : nano db.192
Ganti localhost dengan nama domain anda, contoh : Ctrl+W > Ctrl+R > tulis : localhost > Enter > nama domain > Enter > A
Isi dan ubah filenya seperti di gambar berikut :

7. Edit file named.conf.options ketik : nano named.conf.options
Hapus slash //, dan 0.0.0.0 ganti menjadi IP Address anda, misal : 192.168.1.32 Setelah itu Save


8. Edit file resolv.conf ketik : nano /etc/resolv.conf 
Ubah dan tambahkan isi file tersebut seperti dibawah ini.

9. Restart Bind9 anda, ketik : /etc/init.d/bind9 restart

10. Pengujian DNS Server anda menggunakan perintah nslookup [nama domain]

**Note :
1.                   Anda bisa membuat 1 domain untuk dns saja, di tutorial ini saya membuatnya 2 domain. Cara membuatnya sama saja.
2.                   File nama db.veri / db.xitkjb bisa anda ubah menjadi db.[nama_file] sesuka anda.
3.                   Anda bisa menambahkan mail pada file db.veri, db.xitkjb, dan db.192.
4.                   Jika saat anda merestart konfigurasi jaringan dan bind9 terjadi failed !!, coba cek kembali konfigurasinya.
5.                   Pengujian bisa dilakukan dengan cara lain, seperti ping [ip domain] atau lainnya.

B. CARA KONFIGURASI WEB SERVER DI DEBIAN – Merupakan  perangkat lunak yang berfungsi menerima permintaan HTTP ataupun HTTPS dari Klien yang dikenal dengan web browser dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web. Dan kini kita akan bahas cara konfigurasinya.
Langkah-langkahnya :

1.        Instal Paket web server terlebih dahulu yaitu :apt-get install apache2

2.        Apabila ada konfirm Y/N, ketik lalu Enter

3.        Selanjutnya kita masuk ke folder /etc/apache2/sites-available
Ketikkan perintah : cd /etc/apache2/sites-available



4.      Ketik ls, lalu copy file default dan kita ambil nama contohnya : www (nama bebas). Bisa juga langsung pakai file default tanpa mengcopy file master tersebut.
5.        Lalu edit file www, perintah : pico www
6.        Pada file ini :
-       Ganti : ServerAdmin webmaster@localhost menjadi
ServerAdmin webmaster@ferykurniawantkj2.com(nama domain anda)
-       Tambahkan : (dibawah ServerAdmin)
ServerName www.ferykurniawantkj2.com (nama domain anda)

7.        Setelah selesai save file dengan CTRL-X,  Y

8.        Pindah direktori ke /var/www untuk mengedit file html dari web master tersebut
cd /var/www
9.        Lalu edit file index.html, masukkan perintah : pico index.html
10.    Isikan script pada file ini sesuka hati anda, contohnya seperti gambar dibawah :
11.    Save dengan CTRL-X, Y
12.    Kemudian restart web server anda, masukkan perintah:
       /etc/init.d/apache2 restart
13.    Dan untuk megecek apakah web server anda jalan atau tidak dengan perintah :
       w3m www.ferykurniawantkj2.com (Nama domain anda)
Hasilnya :

15.    Apabila berhasil maka tampilannya seperti gambar diatas, dan menunjukkan web server anda berjalan dengan baik.

CEK UNTUK KOMPUTER KLIEN

1.        Langsung saja ke Web Browser pada windows ( Bisa pakai Mozila Firefox, IE, Google Chrome, dll)
2.        Dan ketikkan alamat URL“www ferykurniawantkj2.com”
3.        Hasilnya seperti ini :


C.Konfigurasi FTP sever.

1.        MENERAPKAN PROSEDUR KESEHATAN, KESELAMATAN, DAN KEAMANAN KERJA (K3)

                Latar belakang dari diterapkannya Prosedur Kesehatan, Keselamatan dan Keamanan Kerja ( K3 ) adalah dari standarisasi yang telah diterapkan di dunia kerja internasional. Prosedur kesehatan, keselamatan dan keamanan kerja berawal dari OSH ( Occupational Safety and Health ) yaitu: sebuah ilmu disiplin yang peduli dan melindungi keselamatan, kesehatan dan kesejahteraan orang yang bekerja di tempat kerja. Sejak tahun 1950 ILO ( International Labour Organization ) dan WHO ( World Health Organization ) telah menetapkan definisi umum dari kesehatan kerja, yaitu: Kesehatan kerja harus mencapai peningkatan dan perawatan paling tinggi di bidang fisik, sosial sebagai seorang pekerja di bidang pekerjaan apapun; pencegahan bagi setiap pekerja atas pengurangan kesehatan karena kondisi kerja mereka, perlindungan bagi pekerja untuk mengurangi faktor-faktor yang dapat merugikan kesehatan mereka; penempatan dan perawatan bagi pekerja di lingkungan kerja sesuai dengan kemapuan fisik dan psikologi dari pekerja dan meringkas adaptasi dari setiap pekerja ke pekerjaannya masing-masing.

Tujuan awal dari pendirian standard keselamatan dan kesehatan di tempat kerja antara lain:
·               Moral – Seorang pekerja seharusnya tidak mempunyai resiko terluka pada saat kerja atau yang berhubungan dengan lingkungan kerja.
·               Ekonomi – Dengan mengurangi biaya yang harus dibayar jika terjadi kecelakaan di tempat kerja; seperti gaji, denda, kompensasi kerusakan, waktu investigasi, kurang produksi, kehilangan semangat dari pekerja, pembeli atau pihak lainnya.
·               Legal – Mendorong hukum agar menerapkan peraturan resmi agar dapat dipatuhi oleh banyak pihak.

Beberapa resiko yang biasa dimiliki oleh pekerja:
·           Resiko fisik ( terpeleset dan tersandung, jatuh dari ketinggian, transportasi tempat kerja, mesin yang berbahaya, listrik, kebisingan, getaran, radiasi ion ).
·               Resiko kimia ( cairan pelarut, metal berat )
·               Resiko psikologi ( stress, kekerasan, pemerasan )
·               Resiko lingkungan ( temperatur, kelembapan, cahaya )
·               Resiko cidera otot ( lingkungan kerja yang tidak ergonamis )
·               Dll



ISP/Internet = 192.168.1.1 >>>>>> Server = 192. 168.1.2/24>>>>>>> JalurLAN  = 192.168.2.1/24
                                                                                                             Subnetmask = 255.255.255.0
                                                                                                             Gateway= 192.168.1.1

4). Menginstalasi system operasi client dan server
          Instalasi sistem operasi linux server dimulai dari Kebutuhan Hardware, Instalasi, Perintah Dasar, Konfigurasi Basic Network, Forwarding IP , Routing dan Instalasi Squid.

Kebutuhan Hardware
Melakukan Instalasi jika tidak memerhatikan kebutuhan Hardware sangatlah riskan bisa jadi proses instalasi nantinya akan menemukan kegagalan. Kebutuhan Hardaware disesuaikan denan Release Distro.

Instalasi Linux Server
Pada Proses instalasi linux server hal-hal yang perlu diperhatikan adalah:
§  Prosesor, Ram Dan Room DVD/CD
§  Master Ubuntu Server
§  Pengaturan Area dan Waktu
§  Pengaturan Partisi
§  Pemilihan Paket
§  Bootloader
beberapa hal diatas perlu diperhatikan saat melakuka proses instalasi sistem operasi linux server sehingga mengurangi presentase kegagalan saat Proses Instalasi.

Perintah Dasar
Sistem Operasi Linux Server berjalan dengan mode text / Console sehingga apabila user tidak faham peritah dasar linux secara otomatis user tidak akan bisa menggunakan sistem operasi server baik perintah untuk mounting terlebih lagi konfigurasi server.
Beberapa perintah yang sering digunakan dalam sistem operasi server adalah:
§  dpkg , apt-get, aptitute
§  mount
§  cd
§  ls
§  cp
§  ifconfig
§  ping
§  nano (editor)
§  dll
Perintah dasar dapat dikatakan wajib untuk dimengerti sehingga saat melakukan konfigurasi jaringan pada server dapat sesuai dengan harapan

Konfigurasi Basic Network
Pada bagian ini siswa dilatih agar dapat menghubungkan server dengan client dalam scope yang sederhana sebagai permulaan dalam konfigurasi jaringan yang lebih komplex lagi

Forwarding IP
Forwarding IP adalah proses untuk meneruskan koneksi dari server ke client dan biasanya digunakan untuk penerusan akses Internet dari Modem --gateway --client.

Routing
Untuk menemukan daerah lain yang terpisah dengan laut maka tentunya diperlukan jembatan untuk dapat terhubung. Analogi ini digunakan untuk menggambarkan proses routing yang menghubungkan jaringan-jaringan yang berbeda. siswa akan dilatih membuat table routing agar dapat terkoneksi dengan jaringan yang dituju.

Proxy server ( Squid)
Pada bagian materi ini siswa akan dilatih untuk menginstal paket squid yang digunakan untuk memanajemen akses jaringan mulai dari blokir situs, mengatur cache, pengalihan dll

5). Melakukan konfigurasi computer server dan mengkonfigurasi service-service DNS server, WEB server, MAIL server, dan MONITORING server
1. Konfigurasi DNS Server
Sebelum konfigurasi alangkah baiknya anda terlebih dahulu file atau folder apa saja yang akan di konfigurasi, file yang akan dikonfigurasi :
·                     named.conf.local
·                     db.veri [db.local]
·                     db.tkjb [db.local]
·                     db.192
·                     named.conf.options
·                     resolv.conf
Setelah anda mengatahui file yang akan di konfigurasi, mari kita lakukan konfigurasi / cara membuat dns server. Caranya sebagai berikut :

1. Masuk ke folder bind terlebih dahulu : cd /etc/bind
                                                                                         
2. Edit file named.conf.local : nano named.conf.local  lalu isikan perinta nya.jika sudah save atau tekan Ctrl+X > Y > Enter
3. Copy db.local ke db.veri dan db.xitkjb serta db.127 ke db.192, dengan perintah

4. Edit file db.veri ketik : nano db.veri 
Ganti localhost dengan nama domain anda, contoh : Ctrl+W > Ctrl+R > tulis : localhost > Enter > nama domain > Enter > A
Isi dan ubah filenya seperti di gambar berikut :

5. Edit file db.xitkjb ketik : nano db.xitkjb
Ganti localhost dengan nama domain anda, contoh : Ctrl+W > Ctrl+R > tulis : localhost > Enter > nama domain > Enter > A
Isi dan ubah filenya seperti di gambar berikut :

6. Edit file db.192 : nano db.192
Ganti localhost dengan nama domain anda, contoh : Ctrl+W > Ctrl+R > tulis : localhost > Enter > nama domain > Enter > A
Isi dan ubah filenya seperti di gambar berikut :

7. Edit file named.conf.options ketik : nano named.conf.options
Hapus slash //, dan 0.0.0.0 ganti menjadi IP Address anda, misal : 192.168.1.32 Setelah itu Save

8. Edit file resolv.conf ketik : nano /etc/resolv.conf 
Ubah dan tambahkan isi file tersebut seperti dibawah ini.

9. Restart Bind9 anda, ketik : /etc/init.d/bind9 restart
10. Pengujian DNS Server anda menggunakan perintah nslookup [nama domain]

**Note :
6.                   Anda bisa membuat 1 domain untuk dns saja, di tutorial ini saya membuatnya 2 domain. Cara membuatnya sama saja.
7.                   File nama db.veri / db.xitkjb bisa anda ubah menjadi db.[nama_file] sesuka anda.
8.                   Anda bisa menambahkan mail pada file db.veri, db.xitkjb, dan db.192.
9.                   Jika saat anda merestart konfigurasi jaringan dan bind9 terjadi failed !!, coba cek kembali konfigurasinya.
10.               Pengujian bisa dilakukan dengan cara lain, seperti ping [ip domain] atau lainnya.


CARA KONFIGURASI WEB SERVER DI DEBIAN – Merupakan  perangkat lunak yang berfungsi menerima permintaan HTTP ataupun HTTPS dari Klien yang dikenal dengan web browser dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web. Dan kini kita akan bahas cara konfigurasinya.
Langkah-langkahnya :

1.        Instal Paket web server terlebih dahulu yaitu :
apt-get install apache2
2.        Apabila ada konfirm Y/N, ketik lalu Enter
3.        Selanjutnya kita masuk ke folder /etc/apache2/sites-available
Ketikkan perintah : cd /etc/apache2/sites-available

4.      Ketik ls, lalu copy file default dan kita ambil nama contohnya : www (nama bebas). Bisa juga langsung pakai file default tanpa mengcopy file master tersebut.
5.        Lalu edit file www, perintah : pico www
6.        Pada file ini :
-       Ganti : ServerAdmin webmaster@localhost menjadi
ServerAdmin webmaster@ferykurniawantkj2.com(nama domain anda)
-       Tambahkan : (dibawah ServerAdmin)
ServerName www.ferykurniawantkj2.com (nama domain anda)

7.        Setelah selesai save file dengan CTRL-X,  Y

8.        Pindah direktori ke /var/www untuk mengedit file html dari web master tersebut
cd /var/www
9.        Lalu edit file index.html, masukkan perintah : pico index.html
10.    Isikan script pada file ini sesuka hati anda, contohnya seperti gambar dibawah :
11.    Save dengan CTRL-X, Y
12.    Kemudian restart web server anda, masukkan perintah:
       /etc/init.d/apache2 restart
13.    Dan untuk megecek apakah web server anda jalan atau tidak dengan perintah :
       w3m www.ferykurniawantkj2.com (Nama domain anda)

14.    Hasilnya :
15.    Apabila berhasil maka tampilannya seperti gambar diatas, dan menunjukkan web server anda berjalan dengan baik.

CEK UNTUK KOMPUTER KLIEN

1.        Langsung saja ke Web Browser pada windows ( Bisa pakai Mozila Firefox, IE, Google Chrome, dll)
2.        Dan ketikkan alamat URL“www ferykurniawantkj2.com”
3.        Hasilnya seperti ini :

D. Konfigurasi MAIL SERVER
  1.             Seting IP, ketikan "pico /etc/network/interfaces".
kemudian tulis ip sesuai ketentuan.
  1. Restart konfigurasi interfaces.
ketikan "service networking restart"
  1. Install paket-paket yang diperlukan, jangan lupa masukan DVD 2 debian dulu kalau kalian menggunakan repostiroy dari DVD.
klik kanan pada gambar CD di pojok kanan bawah VMware, kemudian klik "settings".
klik browse dan cari Image DVD2 kalian, setelah itu klik OK.
  1. masuk lagi pada terminal linux.
ketikan "apt-cdrom add", jika terjadi error berarti DVD kalian belum connect.
  1. Mulai install paket yang diperlukan.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgdPE8HF5e9qjG48W1ZVJAt8O1p6L4628OSwC6Ym4CnqRrYbB_ltxY3mKS_WJrJJ9w4OP1icA3vl4c_VRHe2ihm-vzYq9_ac1gHJCVLERLqZL2G7OjV4bkIn2om3LbHf0gcOCIoMwKChYDx/s320/mail6.jpg
ketikan "apt-get install apache2 bind9 squirrelmail postfix courier-imap courier-pop"
  1. Konfigurasi selama instalasi paket.
tekan ok.
pilih "Local only".
ketikan nama domain kalian.
pilih "No".
  1. Lakukan konfigurasi DNS, masuk ke directory bind, ketikan "cd /etc/bind"
  2. Rubah konfigurasi file "named.conf.default-zones". ketikan "pico named.conf.default-zones".
  1. Copykan file db.0 menjadi nama sesuai di konfigurasi tadi, misal untuk forward "cp db.0 db.huri" dan untuk yang reverse "cp db.0 db.192"
  2. Rubah konfigurasi db.huri. ketikan "pico db.huri" dan rubah menjadi seperti ini.
  1. Rubah konfigurasi db.192. ketikan "pico db.192". rubah dan tambahkan menjadi seperti ini.
  1. Konfigurasi file resolver. ketikan "pico /etc/resolv.conf"
ketikan "nameserver 192.168.1.2" sesuai dengan IP kalian.
  1. Sekarang kita konfigurasi webservernya, pindah ke directory apache, ketikan "cd /etc/apache2/sites-available"
  2. Copy file default menjadi nama lain, ketikan "cp default mail" (mail bisa diganti dengan kata lain"
  3. Rubah konfigurasi file mail, ketikan "pico mail" dan rubah menjadi seperti ini. 
  1. Aktivkan file mail, ketikan "a2ensite mail" 
  2. Konfigurasi file postfix, ketikan "pico /etc/postfix/main.cf" dan rubah menjadi seperti ini. 
  1. Buat file Maildir di directory skel, ketikan "mkdirmake /etc/skel/Maildir".
  2. Ketik "chown -R huri:huri /etc/skel/Maildir" (huri silahkan diganti user kalian)
  3. Buat user baru untuk digunakan sebagai user webmail, ketikan "adduser ilyas" (ilyas bisa diganti nama kalian)
buat lah user sebanyak yang kalian butuhkan.
  1. Restart semua konfigurasi, ketikan "service bind9 restart" (enter), "service apache2 restart" (enter), "service postfix restart" (enter).
  1. Sekarang kita test di komputer Client. Buka browser dan masukan sub domain mail server kalian
misalnya punya saya "mail.huri.com", jika muncul seperti gambar di atas silahkan login menggunakan user yang sudah kita buat tadi.
  1. Kemudian kita coba untuk mengirim e-mail,
klik tulisan "compose" kemudian pada "To" ketikan e-mail tujuan anda, pada "subject" isikan judul pesan, dan di kolom besar itu untuk isi pesan anda. kemudian klik tombol "send" di bagian bawah.
  1. kemudian kita ganti user, klik "Sign Out" pada user yang sekarang.
  1. Login lagi menggunakan user yang kita kirimi pesan tadi.
  1. Jika e-mail tadi sudah terkirim akan tampil seperti gambar berikut.
konfigurasi Mail Server anda sudah berhasil.
E.  konfigurasi file server.

            1.Silahkan masuk sebagai root ke server anda dan ketikkan perintah:
# apt-get install samba
Untuk melanjutkan tekan Y atau bisa anda enter saja

2.Lalu anda konfigurasi data atau folder yang akan anda sharing disini folder yang akan saya sharing adalah /home/ajef/ , konfigurasinya :
# nano /etc/samba/smb.conf  

Pada bagian terbawah silahkan anda tambahkan beberapa baris berikut :
[smkn1banjit.net]
path = /home/aku
browseable = yes
writeable = yes
guest ok = no
public = no
read only = no
security = user


Keterangan :
path = adalah letak file-file yang akan akan dibagikan
browseable = yes berarti bisa dilihat oleh publik
security = share berarti tanpa menggunakan password, user berarti menggunakan enkripsi password
writeable = yes berarti dapat ditulis dapat di tambahkan file atau folder dari client yang membuka , jika no maka kebalikannya
guest ok = berarti ijin untuk tamu atau tanpa password jika yes jika no maka kebalikanya
read only = berarti hanya dapat dilihat dan dibaca termasuk menyalin file tapi tidak dapat menambahkan file atau folder kedalamnya jika yes jika no maka kebalikanya.

Lalu simpan (ctrl+x tekan Y tekan enter)

3.Setelah tersimpan silahkan anda masukan user untuk pengguna samba jika anda mengunakan user,dengan perintah :

#smbpasswd -a ajef

4.Kemudian restart service samba dengan perintah :
# service smbd restart
            atau
# /etc/init.d/samba/restart
5.Lalu silahkan masuk ke file directory anda dan ikut langkah-langkah dibawah ini;

- masuk ke file directory ajef -> tekan (Ctrl+l)

6.Selanjutnya ketikkan :
smb://ipserver
       contoh  
smb://192.168.21.2

7.Setelah diklik 2x maka akan muncul kotak dialog untuk memasukan username dan password yang sudah di konfigurasikan tadi silahkan log in seperti gambar dibawah.

8.Setelah anda log in maka anda akan masuk ke folder sesuai dengan yang sudah dikonfigurasi silahkan anda coba untuk upload atau download ataupun  menghapus file dan folder di dalamnya.
F. Konfigurasi monitoring server
1. Install paket software cacti, menggunakan perintah


 # apt-get install cacti
    Jika gagal / tidak ditemukan pkg cacti, anda diharuskan download terlebih dahulu / update reposiroty anda. Sebelum mendownload pastikan os anda sudah terkoneksi ke internet.

   Perintah Download
     # wget http.us.debian.org/debian/pool/main/c/cacti-spine/cacti-spine_0.8.8a-1_s390.deb  
     # dpkg -i cacti-spine_0.8.8a-1_s390.deb  <----- hanya contoh
     # apt-get update

    Install cacti :

    Pilih Y lalu [Enter]

2. Pada package configuration, Pilih Yes


3. Masukan password database sesuai keinginan anda.
4. Masukan password Mysql lalu masukan juga password confirmation nya

     # apt-get update

5. Pilih webserver yang Apache2, setelah itu [Enter]


6. Jika penginstallan cacti sukses maka akan muncul pesan seperti gambar di bawah, namun jika masih ada yang error lakukan penginstallan ulang dari awal lagi.

Konfigurasi
    Setelah penginstallan software lakukan konfigurasi debian 7 dan windows 7 supaya bisa saling terhubung (terkoneksi).
1. Setting IP Address Debian (Server) :

Setelah itu edit file interfacesnya.

Ubah Menjadi

    *Note : IP Address bisa diganti sesuai kebutuhan anda.
2. Restart interface / networknya, pastikan tidak terjadi error, jika terjadi cek ulang konfigurasi anda.



    Cek IP ketik perintah : ifconfig


3. Setting IP Address Windows (Client)
    Masuk ke :  Control Panel - Network and Internet - Network Connections
    Pilih VirtualBox – Klik kanan Properties – Pilih Ipv 4 – Klik 2 kali – Masukan IP Address
   Jika sudah Klik OK.

4. Setelah Konfigurasi IP Address selesai, lakukan ping antar IP pada masing – masing OS, untuk memastikan bahwa kedua OS (Client-Server) saling terhubung.

Konfigurasi
Tahap selanjutnya yakni masuk ke bagian installasi cacti NMS melalui web browser.

1. Buka Browser pada Windows (client), ketik : http://[ip_cacti_server_debian/cacti
                                                                          misal : http://192.168.20.1/cacti



2. Lalu akan muncul Cacti Installation Guide seperti gambar dibawah ini, Klik Next.


3. Pilih type Installasi, Pilih new install - Next


4. Pada tahap selanjutnya seperti gambar dibawah ini, langsung klik Finish saja tidak usah mengubah-ubahnya.


5. Masukan Username & Password Log in cacti sesuai keinginan anda.


6. Selanjutnya anda akan diminta untuk mengubah password defaultnya, ganti sesuai keinginan anda.

7. Berikut tampilan cacti NMS pada page console, untuk membuat graph  monitoring untuk server tertentu dapat di create device kemudian ikuti petunjuk selanjutnya.


8. Ganti Description & Hostname, Description diisi dengan nama devic
e dan Hostname diisi dengan IP Address yang akan dimonitoring (192.168.20.1 Linux). Jika sudah klik save.


9. Selanjutnya klik Create Graph for this Host pada menu kanan atas. 


10.   Lalu Klik Save.


Pengujian
Untuk melihat hasil monitoring dalam bentuk grafik, Pilih menu Graph lalu klik device yang dimonitoring.
6). melakukan hasil pengujian hasil konfigurasi server dari client
PING dari IP Client ke IP Server
C:\Documents and Settings\Sandi ahmad_suryadi>ping 192.168.0.66

Pinging 192.168.0.66 with 32 bytes of data:

Reply from 192.168.0.66: bytes=32 time=9ms TTL=63
Reply from 192.168.0.66: bytes=32 time=7ms TTL=63
Reply from 192.168.0.66: bytes=32 time=5ms TTL=63
Reply from 192.168.0.66: bytes=32 time=3ms TTL=63

Ping statistics for 192.168.0.66:
    Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
    Minimum = 3ms, Maximum = 9ms, Average = 6ms









Materi ini bersumber dari :
1.bp.blogspot.com

No comments :

Post a Comment